1. Folorunsho Alakija
Jumlah kekayaannya US$2,5 miliar. Wanita asal Nigeria
ini jadi kaya atas usahanya sendiri dan bukan dari bisnis warisan. Dia
adalah putri dari seorang ayah yang memiliki delapan istri dan 52 anak.
Alakija menjadi miliarder perempuan pertama di Nigeria berkat
kepemilikan saham di salah satu perusahaan penghasil minyak.
Resign dari karier pertama yang dijalaninya yakni bekerja sebagai sekretaris di salah satu bank Nigeria pada 1970, Alakija belajar desain fashion di Inggris.
Dia kemudian mendirikan Supreme Stitches, label fashion Nigeria yang khusus melayani kelas atas, termasuk Maryam Babangida, istri mantan presiden militer Nigeria, Ibrahim Babangida.
Alakija mendapat lisensi prospektif minyak seluas 620.000 hektare pada 1993. Alakija lalu meminta Texaco
untuk menilai potensi kandungan minyak di tempat tersebut. Tiga tahun
kemudian dia mendirikan Famfa Oil. Perusahaan minyak ini masuk dalam OML
27, salah satu blok minyak paling produktif di Nigeria. Dia diketahui
memiliki 60 persen saham Famfa Oil.
2. Denise Coates
Jumlah
kekayaan yang diusahakan sendiri sebesar US$1,6 miliar. Saat masih
sekolah, Coates bekerja sebagai kasir di toko milik ayahnya.
Setelah
selesai sekolah, dia dilatih untuk menjadi akuntan. Dia lalu
mengakuisisi beberapa toko, berapa tahun kemudian dia menjualnya.
Suatu hari dia melihat keberhasilan bisnis judi online,
dia pun mengarahkan keluarganya untuk beralih ke situ. Pada tahun 2000
dia membeli domain Bet365.com dan meluncurkan situs judi online pada
Maret 2001.
Saat ini dia menjadi CEO dan pemegang saham terbesar
di Bet365.com, situs judi online. Perusahaan itu dia bentuk bersama
kakaknya, John.
Tahun lalu, penjualan judi online itu mencapai US$1,6 miliar, dia juga memiliki salah satu tim sepak bola
Inggris. Sebagian hartanya lagi diperoleh dari sahamnya di salah satu
perusahaan judi dan dividen yang diperoleh dari perusahaan judi itu
selama lebih dari 13 tahun beroperasi.
3. Aerin Lauder Zinterhofer
Jumlah
kekayaan yang dimilikinya US$1,1 miliar, sebagian diperolehnya dari
warisan. Dia masuk ke dalam daftar miliader dunia setelah penjualan
Estee Lauder, perusahaan kosmetik yang didirikan almarhumah neneknya, melonjak hingga US$100 miliar.
Putri
sulung dari seorang dermawan dan pemimpin kongres Yahudi dunia, Ronald
Lauder, sekarang memimpin perusahaan yang bergerak di bidang lifestyle itu.
Pada 2012 dia meluncurkan make-up, kemudian merambah ke parfum, aksesoris, perhiasan dan dekorasi rumah.
4. Jane Lauder
Jumlah
kekayaan yang dimilikinya US$1,15 miliar, sebagian ia dapatkan dari
warisan. Cucu dari legendaris pemilik perusahaan kosmetik terkenal Estee
Lauder ini, menjadi miliarder perempuan termuda di Amerika Serikat. Dia
masuk ke dalam daftar setelah mengambil alih saham dari perusahaan
raksasa keluarganya.
Pada April tahun lalu, Lauder mengambil alih
Clinique, perawatan kulit yang identik berada di mall, ini adalah salah
satu dari 30 perusahaan di bawah payung Estee Lauder.
Pada 1996,
setelah lulus dari Stanford University, dia bergabung di perusahaan
milik neneknya. Dia menjalankan perusahaan yang menghasilkan produk
make-up.
Dia kemudian menggantikan posisi ayahnya. Suaminya,
Kevin Warsh, juga lulusan Stanford University. Suaminya juga menjadi
anggota Federal Reserve Board termuda. Pasangan ini tinggal di
Manhattan.
buy on weakness,be greedy when others are fearful, be fearful when others greedy, buy what you know and know what you buy
Rabu, 05 Maret 2014
Selasa, 04 Maret 2014
Exciting Updates Equidate: The marketplace for startup equity.
|
We’re extremely excited to have you as a part of our growing community. The response we’ve received over the last month has been overwhelming. You might have seen us in Forbes this past weekend! What we've been up to:
Millions of dollars worth of stock have now been listed on our
platform, from shareholders at companies including Dropbox, Airbnb, SecondMarket, Evernote, Chartboost, SurveyMonkey, BitTorrent, Addepar, Drchrono, and 23andMe, to list a few.
Over the last month you’ve referred thousands of new members to our community. Thank you so much for your support. In case you’ve lost your referral link: http://www.equidateinc.com/?r= We’re going to keep you updated with a new monthly newsletter. Meanwhile, please feel free to reach out to us directly if you have any questions. We’re always happy to chat with you! Best, Sohail, Samvit, Gil, & Andrea |
Selasa, 18 Februari 2014
Zalora Dilaporkan Siapkan Penawaran Saham Perdana di Amerika Serikat
Tech In Asia melaporkan
bahwa perusahaan e-commerce milik Rocket Internet Zalora yang
beroperasi di kawasan Asia Tenggara sedang menyiapkan diri untuk
melakukan penawaran saham perdana (IPO) dengan mencari “IPO Project
Manager”. Posisi ini berperanan menyusun pelaporan yang sesuai dengan
regulasi SEC dan GAAP, serta memiliki pengalaman berkaitan dengan IPO di
Amerika Serikat. Saat ini informasi posisi tersebut sudah dicabut dari
halaman JobsDB Singapura.
Secara finansial, meskipun Zalora memproyeksikan baru memperoleh
keuntungan di tahun 2015, perusahaan ini sudah mengumpulkan begitu
banyak investasi, secara total lebih dari $500 juta, dalam usahanya
menjadi yang terdepan di industri ini di kawasan Asia Tenggara. Absennya
pemain e-commerce besar seperti Amazon dan eBay membuat langkah Zalora
seperti tanpa tanding. Selain Zalora, dilaporkan bahwa saudaranya yang
beroperasi di kawasan Eropa Zalando juga bakal melakukan hal serupa.
Kami perkirakan, jika tanpa aral merintang, Zalora bakal melantai di
bursa saham Amerika Serikat tahun 2015.Apa tujuan Zalora melakukan IPO? Hal yang paling logis adalah sebagai exit plan yang disusun oleh Rocket Internet dan para investor awal Zalora. Dengan melempar saham ke publik, mereka bisa memetik keuntungan (yang bisa berlipat-lipat) dari dana yang diinvestasikan selama ini. Dana bakal digunakan lagi oleh Rocket Internet sebagai serial entrepreneur untuk membuka bisnis baru.
Kisah sukses Amazon dan eBay sebagai perusahaan e-commerce publik yang sahamnya bernilai berlipat-lipat setelah IPO bisa mendorong harapan supaya warga Amerika Serikat melirik Zalora sebagai sasarannya. Sebagai perbandingan jika seseorang menginvestasikan dana $1000 untuk membeli saham Amazon saat penawaran saham perdana tahun 1997, di bulan November 2013 nilainya akan mencapai lebih dari $239.000 (atau hampir 240 kali lipat) dalam waktu 16 tahun.
Hal yang tidak berbeda sesungguhnya juga diamini oleh sejumlah pengusaha e-commerce di Indonesia. Salah satunya adalah Bukalapak, di mana Achmad Zaky selaku Pendiri dan CEO berharap dalam jangka beberapa tahun ke depan bisa melancarkan hal serupa. IPO menurut mereka adalah exit plan terbaik yang bersifat win-win solution untuk semua pihak.
Senin, 10 Februari 2014
Ebook Analisis Kuartal IV 2013
Dear investor, untuk membantu anda dalam melakukan screening untuk memilih saham yang bagus dan memiliki valuasi rendah, maka
penulis membuat Ebook Kuartalan (buku elektronik, dengan format PDF) yang
berisi kumpulan analisis terhadap 30 buah saham, yang pada edisi
kali ini berdasarkan kinerja laporan keuangan (LK) mereka pada Kuartal
IV 2013. Berikut adalah ketiga puluh saham dibahas dalam ebook kali ini,
yang sudah disaring berdasarkan fundamentalnya dari sekitar 400-an saham di
BEI:
Catatan: Pilihan sahamnya belum ditentukan, karena masih menunggu para emiten
merilis laporan keuangannya masing-masing. Namun berikut adalah ke-30 saham
yang dibahas di edisi sebelumnya, yakni edisi Kuartal III 2013.
MTDL
|
BBNI
|
TOTL
|
TELE
|
BKSL
|
NRCA
|
ERAA
|
KIJA
|
MNCN
|
UNVR
|
MDLN
|
MFIN
|
ICBP
|
GPRA
|
CASS
|
WIIM
|
SMRA
|
MLPL
|
AISA
|
LPCK
|
GEMA
|
MBTO
|
SMGR
|
ISSP
|
BBRI
|
SMBR
|
EKAD
|
BTPN
|
ADHI
|
MBSS
|
Selain ketiga puluh saham diatas, penulis juga memasukkan analisis singkat dari beberapa saham yang tidak masuk list rekomendasi (tidak direkomendasikan, setidaknya untuk saat ini), entah karena kinerjanya lagi nggak bagus atau valuasi/harga sahamnya sudah mahal, namun penulis tetap membahasnya meski hanya sekilas karena saham-saham tersebut dipegang oleh banyak investor (mungkin anda salah satunya). Jadi yap, ebook ini sebenarnya merangkum analisis dari semua saham di BEI, tapi yang dibahas hanya yang memang cukup bagus saja. Ebook ini dibuat dengan cara menganalisis semua laporan keuangan di BEI, satu per satu.
Ebook ini pertama kali terbit pada September 2010, dan Edisi kali ini merupakan edisi keempat belas yang akan terbit pada hari Senin, tanggal 17 Februari 2014. Berikut adalah beberapa poin utama yang dibahas di ebook tersebut:
1. Pilihan saham-saham yang cocok untuk investasi (mid hingga long term)
2. Pilihan saham-saham yang secara fundamental bisa dipakai untuk trading
3. Tingkat rekomendasi untuk tiap-tiap saham
4. Posisi harga beli yang disarankan untuk tiap-tiap saham, plus target
harganya jika ada, dan
5. Outlook serta prospek perusahaan yang bersangkutan kedepannya
Seluruh analisisnya ditulis dengan gaya penulisan seperti yang
biasa disajikan di website ini, dan dengan tingkat akurasi rekomendasi yang
juga kurang lebih sama (disclaimer is on), namun analisisnya disajikan secara
lebih ringkas dan to the point (karena saham yang dibahas adalah 30 saham
sekaligus), sehingga tebal ebooknya hanya sekitar 50 – 60 halaman.
Berikut ini adalah biaya untuk memperoleh ebook tersebut:
1. Print Version, Rp250,000
2. Non-Print Version, Rp200,000
Catatan: Isi materi yang
disajikan dikedua versi tersebut sama saja. Bedanya, Print Version bisa
diprint/dicetak diatas kertas, sehingga bisa dijadikan buku beneran. Namun ini
bukan berarti bukunya sudah berbentuk buku, melainkan masih berbentuk file PDF
yang nantinya bisa anda print sendiri (pake printer kantor aja biar gratis).
Sedangkan Non-Print Version tidak bisa diprint, sehingga anda hanya bisa
membacanya melalui komputer, tablet, maupun smartphone.
Bonus: Agar ebook ini
tetap up to date hingga 3 bulan kedepan, maka penulis menyediakan ‘kalkulator
saham’ dalam bentuk file Microsoft Excel, dimana anda bisa memasukkan harga
terbaru dari saham yang anda cermati, kemudian nantinya PER dan PBV sahamnya
akan berubah dengan sendirinya. Sehingga anda bisa tetap menganalisis PER dan
PBV terbaru dari saham-saham yang disajikan di ebook ini, sekaligus
membanding-bandingkannya, tanpa perlu terpaku pada posisi harga saham ketika
ebook ini terbit. Kalkulator saham ini akan anda terima dalam satu paket dengan
Ebooknya.
Okay, berikut cara pesennya (preorder):
1. Lakukan payment melalui transfer:
Bank Mandiri no rek 132.000.7062087 a/n Teguh Hidayat,
atau
Bank BCA no rek 139.229.1118 a/n Teguh Hidayat.
Jangan lupa untuk menyertakan angka unik dalam nominal
transfer anda. Misalnya jika anda memesan non print version, maka transfernya
200003, 200005, dan seterusnya. Ini untuk membedakan transferan
anda dengan yang lainnya.
2. Segera kirim email ke teguh.idx@gmail.com dengan
subjek ‘Preorder Ebook Kuartalan', dan isi: Nama lengkap anda,
print/non-print version, jumlah transfer, bank tujuan
transfer. Contoh: , Non-Print Version, 200007, BCA. Anda
nggak perlu kirim bukti transfer, karena penulis bisa langsung mengecek
transferan anda melalui internet banking.
3. Anda akan menerima email konfirmasi bahwa payment anda sudah diterima, selanjutnya
ebooknya akan dikirim ke alamat email anda segera setelah terbit pada tanggal
17 Februari.
Demikian, semoga produk sederhana yang penulis buat ini bisa membantu anda
untuk menghemat waktu dalam mengerjakan analisis, dan tentunya meningkatkan
perolehan gain anda di market. Bagi anda yang merupakan investor serius, maka
ebook ini akan menjadi senjata serta panduan penting yang harus anda
miliki untuk bertempur di pasar modal.
Catatan:
- Penulis menyediakan layanan aftersales, dimana anda sebagai pelanggan ebook ini bisa bertanya apapun terkait analisis yang disajikan di ebooknya. Anda bisa mengirim pertanyaan tersebut melalui email teguh.idx@gmail.com, dan penulis akan membalasnya secepatnya.
- Analisis yang ditulis di ebook ini sejatinya merupakan ‘blueprint’ dari rencana kegiatan investasi milik penulis sendiri. Sampel gratis dari ebook ini bisa diperoleh disini.
- Anda masih bisa membeli Ebook Kuartalan edisi Kuartal III 2013, yaitu edisi yang terbit sebelum edisi Kuartal IV 2013 ini, tentunya dengan harga diskon yaitu Rp95,000, sudah merupakan versi yang bisa diprint. Untuk memesannya, anda bisa transfer biayanya ke no rekening diatas, kemudian kirim email ke teguh.idx@gmail.com dengan subjek 'Ebook Kuartalan edisi lama'. Jangan lupa sebutkan nama anda, dan bank tujuan transfer.
Punya pertanyaan tentang produk analisis ini? Anda bisa menanyakannya
dengan mengirim email pertanyaan ke teguh.idx@gmail.com,
or call/SMS my assistant (Ms. Nury) di nomor telp 081220445202 dan
Pin BB 2850E045.
Atau anda bisa langsung kontak penulis melalui pin BB 7556E6B4 (saya sendiri, office
hour only).
Terakhir, anda juga bisa berlangganan ebook ini untuk satu tahun
penuh alias empat edisi, yaitu mulai dari edisi Kuartal IV
2013 ini hingga edisi Kuartal III 2014 mendatang, tentunya
dengan diskon alias potongan harga. Berikut biayanya:
1. Print Version, Rp800,000
2. Non-Print Version, Rp700,000
Untuk memesannya, anda bisa transfer biayanya ke salah satu nomor rekening
diatas (gak usah pake angka unik), lalu kirim email ke teguh.idx@gmail.com, dengan subjek 'Ebook
Kuartalan Satu Tahun'. Seperti biasa
jangan lupa sebutkan nama lengkap anda, print/non print version, dan bank
tujuan transfer.
Di Sini, Orang Kaya Menimbun Harta
PLASADANA.COM
- Adalah rahasia umum, jika kebanyakan orang kaya di dunia
berlomba-lomba menyembunyikan harta mereka. Segala cara dan semua tempat
mereka gunakan sebagai lumbung rahasia, demi menghindari pungutan
pajak.
Salah satu tempat yang menjadi surga orang kaya pengemplang
pajak adalah British Virgin Island. Ini adalah pulau kecil milik
Kerajaan Inggris yang terletak di Kepulauan Karibia Amerika Selatan,
tepatnya sebelah timur Jamaika. Luas wilayahnya hanya 153 kilometer
persegi dengan penduduk 23 ribu orang.Tapi jangan lihat dari profil fisiknya saja. Sebab, kekayaan British Virgin Island bisa jadi lebih besar ketimbang negara-negara berkembang di Asia. Maklum saja, di pulau kecil ini bermukim aset-aset orang terkaya di seluruh dunia, dan kebanyakan berasal dari Asia.
Penelitian terbaru The International Consortium of Investigative Journalists (ICIJ) menyebutkan orang kaya Cina menjadi penimbun harta nomor wahid di kawasan ini. Di kawasan Karibia, terdapat 21 ribu orang kaya asal Cina. Para pemimpin dan elit politik Cina kabarnya memiliki aset di British Virgin Island, salah satunya saudara ipar Presiden Xi Jinping.
Sialnya warga Cina kebanyakan tidak mengetahui adanya timbunan kekayaan para pemimpin mereka di luar negeri. Kemungkinan para petinggi ini menggunakan British Virgin Island sebagai lumbung uang hasil korupsi dan tunggakan pajak. ICIJ memperkirakan nilai aset tidak terlacak itu mencapai US$ 1-4 triliun, yang tertimbun sejak tahun 2000.
Orang Indonesia pun tak ketinggalan. Menurut ICIJ, ada 2.506 orang Indonesia yang menimbun harta di kawasan ini melalui perusahaan offshore, perusahaan yang beroperasi di luar negara tempat dia terdaftar. Riset ICIJ menyebutkan 9 dari 11 orang kaya Indonesia memiliki 190 perusahaan offshore dengan kekayaan US$ 36 miliar. Mereka adalah orang terkaya Indonesia yang dikenal dekat dengan mantan Presiden Soeharto.
Di British Virgin Island, mereka bebas menimbun harta lantaran cuma dikenai pungutan murah. Tanpa kewajiban pelaporan asal usul harta dan bebas dari penyelidikan pencucian uang. Jika sudah begini, siapa yang mampu mengusutnya?
Penulis: Peppy Ramadhyaz
Orang Terkaya di Indonesia 2014 – Benny Subianto (Peringkat 37)
Mau bisnis ya harus berani berkorban, berdisiplin, serta bekerja keras. Nilai-nilai ini harus dipegang benarBenny Subianto – Orang Terkaya ke 37 di Indonesia
Geng
Astra kembali masuk ke daftar orang terkaya di Indonesia. Setelah
nama-nama yang lebih terkenal seperti Sandiaga Uno, kini nama Benny
Subianto yang juga pernah berguru langsung ke William Soeryadjaja masuk
ke salah satu daftar orang terkaya di Indonesia. Benny, dengan kekayaan
total 790 Juta Dollar atau lebih dari 9 Trilliun Rupiah menjadi orang
terkaya ke 37 di Indonesia. Kekayaan tersebut paling banyak didapatkan
dari sahamnya di dua perusahaan batubara, Triputra Group dan Adaro
Energy, serta perusahaan karet Kirana Megatara.
Karir Benny Subianto dimulai dari Astra International yang didirikan oleh William Soeryadjaja. Benny Subianto ditarik oleh Theodore Rachmat (orang terkaya ke 14 di Indonesia), atau biasa dipanggil dengan Teddy, yang berhasil melihat bakatnya yang gemilang. Sejak muda, beliau dipercaya oleh Om William dan Teddy untuk mengelola anak perusahaan Astra seperti United Tractors, Agro Industri, Astra Basic Industri, serta Sumalindo Lestari Jaya. Bersama Edward Soeryadjaja (anak dari William Soeryadjaja), serta Boy Tohir, beliau juga mendirikan Adaro Energy yang akhirnya juga berhasil melejitkan nama Sandiaga Uno.
Karir Benny Subianto sendiri tidak lepas dari keberhasilannya melalui dua masa sulit. Pertama, pada tahun 1975 harga minyak turun, sehingga menyulitkan pembayaran utang-utang perusahaan. Kedua, yang mungkin juga paling parah, adalah ketika pada tahun 1991 terjadi kemelut Bank Summa yang memaksa keluarga William Soeryadjaja menyerahkan saham ke pemegang saham baru seperti Prajogo Pangestu (orang terkaya ke 41 di Indonesia).
Jasa Marga
Anda
sebagai investor mungkin tidak bisa berinvestasi di JSMR ini jika hanya
karena tertarik dengan prospek dari pembangunan ruas-ruas jalan tol baru
milik perusahaan. Meski demikian, JSMR tetap menarik karena beberapa
poin berikut:
- Membangun jalan tol memang sulit, namun setelah jalan tol tersebut jadi, maka kesananya JSMR tinggal panen pendapatan untuk jangka waktu yang amat lama. Dalam hal ini meski kita ambil kemungkinan terburuk bahwa proyek-proyek pembangunan jalan tol yang dikerjakan perusahaan ternyata gagal total, namun JSMR akan tetap terus menikmati pendapatan dari jalan-jalan tol yang sudah ada.
- Tarif jalan tol senantiasa naik dari waktu ke waktu, tanpa perusahaan perlu khawatir bahwa akan terjadi penurunan jumlah pengguna jalan tol. Dan hal ini otomatis menjamin bahwa pendapatan JSMR akan senantiasa naik dari tahun ke tahun, dengan tingkat kenaikan yang paling tidak lebih tinggi dari inflasi. Boleh dibilang JSMR bermain di sektor yang kebal terhadap krisis ekonomi, dan kinerja keuangannya sendiri dalam lima tahun terakhir memang menunjukkan hal tersebut.
- JSMR dikelola oleh tim manajemen yang kompeten dan bisa dipercaya. Pada akhir tahun 2012, perusahaan memperoleh skor 94.6 untuk GCG-nya, alias sangat baik. Dan kalau penulis pelajari cara penyusunan laporan keuangan perusahaan, JSMR ini juga sangat mirip dengan Astra International (ASII) dan juga Unilever (UNVR), dimana laporan keuangannya sederhana dan ‘bersih’.
- Nggak seperti BUMN-BUMN lain yang nyasar kesana kemari, JSMR sepenuhnya fokus hanya pada usaha jalan tol saja, dan itu tentu bagus.
- Untuk membiayai pembangunan jalan tol, sejak tahun 1983 JSMR secara rutin menerbitkan obligasi, dan sampai sekarang nggak pernah telat dibayar apalagi default. Obligasi itu sendiri mendapat peringkat AA dari Pefindo, alias sangat baik.
Seperti
beberapa BUMN-BUMN lain seperti PLN, Pertamina, hingga Krakatau Steel,
JSMR sebenarnya bermain di industri strategis, dimana kebutuhan
masyarakat akan jalan tol tidak bisa ditawar-tawar lagi. Jika dimasa
mendatang Pemerintah sukses membangun hingga 1,000 kilometer jalan tol
sekalipun, maka jalan-jalan tol tersebut tetap akan dipenuhi oleh ribuan
mobil setiap harinya. Dan untungnya JSMR memang kompeten dalam
bidangnya tersebut. Kalau yang bisa penulis lihat sendiri, setiap kali
ada ruas jalan tol yang rusak karena tanah longsor atau semacamnya, maka
JSMR selalu bergerak cepat untuk memperbaikinya. Kualitas jalan tol di
Indonesia juga sangat bagus, paling tidak jika dibandingkan dengan jalan
raya biasa yang selalu berlubang setelah kebanjiran ketika tiba musim
hujan, dan lagi-lagi orang PU sangat lambat dalam memperbaikinya.
Lalu bagaimana dengan sahamnya?
Pada
Kuartal III 2013, laba bersih JSMR turun 16.2% dibanding periode yang
sama tahun sebelumnya, namun itu karena pada sebelumnya tersebut
perusahaan memperoleh pendapatan non operasional dari penjualan salah
satu ruas jalan tolnya ke Citra Marga Nusaphala (CMNP), jadi bukan
karena laba JSMR benar-benar turun. Dari sisi pendapatan, kinerja JSMR
masih naik 31.2%, dan kenaikan ini seharusnya bisa dipertahankan
mengingat mulai tahun 2014 mendatang, perusahaan bisa dipastikan akan
menerima tambahan pendapatan dari Jalan Tol Tanjung Benoa.
Terkait
kualitas fundamentalnya, terdapat setidaknya dua hal yang menyebabkan
JSMR ini boleh dikatakan istimewa. Pertama, kinerja perusahaan hampir
bisa dipastikan akan bertumbuh terus secara stabil, atau bahkan labanya
akan melompat dalam dua tiga tahun kedepan, jika ruas-ruas jalan tol
yang saat ini tengah dibangun pada akhirnya sukses beroperasi (dan dalam
lima tahun terakhir, panjang ruas jalan tol yang dikelola JSMR juga
memang terus bertambah bukan?). Dan kedua, perusahaan juga memiliki nama
besar (brand equity), dimana jika anda tinggal di kota besar
seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Denpasar, hingga Medan, maka anda
akan rutin menggunakan jalan tol, sehingga anda tidak mungkin tidak tahu
nama perusahaan yang satu ini.
Karena
itulah, JSMR kemudian menjadi salah satu saham blue chip di bursa yang
dihargai premium oleh investor, dimana JSMR senantiasa mencatatkan PER
antara 15 – 20 kali (sebagai perusahaan mapan, valuasi JSMR bisa dilihat
dari PER-nya). Penulis tidak ingat kalau saham ini pernah mencatatkan
PER dibawah 15 kali, bahkan meski dulu (3 tahun yang lalu) sahamnya
masih berada di level 3,000-an.
Sayangnya
pada harga 5,000, PER JSMR ternyata masih cukup tinggi, yakni 24.9
kali. Penulis sebenarnya membahas saham ini karena tertarik dengan fakta
bahwa JSMR sudah turun jauh dari puncaknya yakni 6,900, tapi bahkan
pada harganya saat ini JSMR masih belum bisa dikatakan murah. Jika
dibandingkan dengan beberapa blue chip kelas satu lainnya seperti ASII,
BBRI, hingga PGAS, mereka semua mencatatkan PER kurang dari 15 kali,
padahal kualitas kinerjanya relatif lebih baik. Jika pada tahun 2014
nanti laba JSMR melompat karena adanya tambahan pendapatan dari tol
Tanjung Benoa, maka mungkin barulah harga JSMR pada saat ini boleh
dibilang wajar, namun itu juga cuma asumsi bukan? Jadi kalau penulis
sendiri lebih suka menunggu saham ini turun lebih rendah lagi, let say
ke 4,000 – 4,300, kemudian baru masuk. Jika tidak maka yaa, masih banyak
saham lain yang lebih menarik, baik dari sisi kualitas fundamental
maupun valuasinya.
Tapi
jika anda sukses masuk di harga 4,000-an tersebut, maka selanjutnya
anda bisa duduk santai untuk waktu yang sangat lama. Plus, anda mungkin
akan menjadi satu-satunya orang yang tersenyum lebar ketika nanti Jasa
Marga mengumumkan bahwa tarif tol naik lagi, ketika orang lain justru
marah-marah.
PT Jasa Marga (Persero), Tbk
Rating Kinerja pada Q3 2013: A
Rating saham pada 5,000: BBB
Langganan:
Postingan (Atom)
